landasan teoritis multimedia pembelajaran
Landasan
teoritis multimedia pembelajaran
Pengertian media
pembelajaran
Menurut Briggs media pembelajaran adalah
sarana fisik untuk menyampaikan isi/materi pemebelajaran seperti :
buku,film,video, dan sebagainya.
Menurut National Education Association, media
pembelajaran adalah sarana komunikasi dalam bentuk cetak maupun pandang-dengar,
termasuk teknologi perangkat keras.
Secara umum, media pembelajaran adalah segala sesuatu
yang dapat dipergunakan untuk merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan
kemampuan atau keterampilan pelajar sehingga dapat mendorong terjadinya proses
belajar.
Dari beberapa pendapat
di atas dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran adalah segala sesuatu yang
dapat menyalurkan pesan, dapat merangsang fikiran, perasaan, dan kemauan
peserta didik sehingga dapat mendorong terciptanya proses belajar pada diri
peserta didik.
Landasan teoritis multimedia
pembelajaran
·
Landasan filosofis
Landasan filosofis penggunaan teknologi baru
di dalam kelas, akan berakibat proses pembelajaran yang kurang manusiawi atau
akan terjadi dehumanisasi. Bukankah dengan adanya berbagai media pembelajaran
justru siswa dapat mempunyai banyak piliham untuk digunakan media yang sesuai
dengan karateristik pribadinya? Tetapi siswa harkat kemanusiaannya diberi
kebebasan untuk menentukan pilihan, baik cara maupun alat belajar sesuai dengan
kemampuannya. Dengan demikian, penerapan teknologi tidak berari dehumanisasi. Jika
guru mengaggap siswa sebagai anak manusia yang memiliki kepribadian, harga
diri, motivasi, dan memiliki kemampuan pribadi yang berbeda dengan yang lain,
maka baik menggunakan media hasil teknologi baru atau tidak, proses
pembelajaran yang dilakukan akan tetap menggunakan pendekatan humanis.
·
Landasan psikologis
Persepsi
siswa juga sangat mempengaruhi hasil belajar. Jadi, dalam pemilihan media,
disamping memperhatikan kompleksitas dan keunukan proses belajar, memahami
makna persepsi serta factor-faktor yang berpengaruh terhadap penjelasan
persepsi hendaknya diupayakan secara optimal agar proses pembelajaran dapat
berlangsung secara efektif. Kajian psikologis menyatakan bahwa anak akan lebih
mudah mempelajari hal yang konkrit ketimbang yang abstrak
Ada beberapa pendapat dari beberapa para ahli
landasan psikologis dalam penggunaan media pembelajaran, diantaranya:
1.
Teori perkembangan
Kognitif Jean Peaget
Jean Peaget, seorang psikolgis dan pendidik yang
terkenal karena teori pembelajaran berdasarkan tahapan-tahapan yang
berbeda-beda dalam perkembangan intelegensi anak. Kognitif adalah
salah satu ranah dalam taksonomi pendidikan. Secara umum kognitif diartikan potensi
intelektual yang terdiri dari tahapan antara lain pengetahuan, pemahaman,
penerapan, analisa, sintesa, dan evaluasi. Kognitif berarti persoalan yang
menyangkut kemampuan untuk mengembangkan kemampuan rasional (akal).
2.
Kerucut pengalaman Edgar
Dale
Kajian psikologis mengatakan bahwa anak akan
lebih mudah mempelajari hal yang konkret ketimbang yang abstrak. Berkaitan
dengan konkret-abstrak dan kaitannya dengan penggunaan media pembelajaran, ada
beberapa pendapat di antaranya:
3.
11
·
Landasan teknologis
Teknologi pembelajaran adalah teori dan
praktek perancangan, pengembangan, penerapan, pengelolaan, dan penilaian proses
dan sumber belajar. Jadi, teknologi pembelajarn merupakan proses kompleks dan
terpadu yang melibatkan orang, prosedur, ide, peralatan, dan organisasi untuk
menganalisis masalah, mencari cara pemecahan, melakasanakan, mengevaluasi, dan
mengelola pemecahan masalah-masalah dalam situasi di mana kegiatan belajar itu
mempunyai tujuan dan terkontrol.
·
Landasan empiris
Siswa akan mendapat keuntungan yang
signifikan bila ia belajar dengan menggunakan media yang sesuai dengan
karateristik tipe atau gaya belajarnya. Siswa yang memiliki tipe belajar visual
akan lebih memperoleh keuntungan bila pembelajaran menggunaka media visual,
seperti gambar, diagram, video, atau film. Sementara siswa yang memiliki tipe
belajar auditif, akan lebih suka belajar dengan media audio, seperti radio,
rekaman suara, atau ceramah guru. Akan lebih tepat dan menguntungkan siswa dari
kedua tipe belajar tersebut jika menggunakan media audio-visual.
·
Landasan historis
Landasan historis media pembelajaran adalah rational
penggunaan media pembelajaran ditinjau dari sejarah konsep istilah media
digunakan dalam pembelajaran. Perkembangan konsep media pembelajaran sebenarnya
bermula dengan lahirnya konsepsi pengajaran visual atau alat bantu visual
sekitar tahun 1923.
Berikan contoh untuk landasan historis yang telah anda paparkan.
BalasHapuscontohnya adalah menjelaskan materi tetapi sebelum masuk ke materi tersebut menjelaskan terlebih dahulu asal usul dari materi tersebut
HapusBerikan contoh untuk landasan teknologis yang telah anda jelaskan.
BalasHapuscontohnya mengajarkan suatu materi menggunakan media teknologi misal ppt atau menggunakan media e-learning
HapusAssalamualaikum disini saya ingin bertanya pada prinsip media adakah kelemahan dari prinsip yang anda postingkan?
BalasHapusmohon maaf kepada saudari Silmi Aulia Wardah, saya tidak menjelaskan tentang prinsip media pada postingan ini jika anda ingin mengetahui tentang kelemahan prinsip media silahkan di lihat pada postingan saya yang lain.
Hapusterimakasih
bagaimanakah contoh dari penerapan dari Landasan filosofis?
BalasHapusMisalnya, isi pesan (materi pelajaran) yang disampaikan kepada siswa seharusnya sudah merupakan kebenaran yang teruji secara obyektif, radikal dan empiris. Jangan sampai materi pelajaran masih salah, tidak baik, dan tidak indah yang disampaikan kepada peserta didik. Misalnya, guru mengajarkan tentang sejarah kebudayaan islam (SKI) dengan materi silsilah Nabi Muhammad SAW. Seorang guru perlu mengecek unsur kebenaran historis silsilah tersebut sebelum disampaikan kepada peserta didik. Proses inilah yang disebut penggunaan landasan filosofis dalam memilih isi dan media pembelajaran.
HapusBerikan contoh untuk landasan historis yang telah anda jelaskan
BalasHapuskarena pertanyaan anda sama dengan yasni jadi pertanyaan anda sudah saya jelaskan
Hapusassalamu'alaikum wr.wb saya ingin menambahkan materi sedikit mengenai postingan blog anda di atas.
BalasHapusKata media berasal dari bahasa latin medius yang secara harfiah berarti tengah, perantara atau pengantar. Dalam bahasa Arab media adalah perantara atau pengantar pesandari pengirim kepada penerima pesan (Azhar Arsyad, 2011:3). Menurut Gerlach dan Ely yang dikutip oleh Azhar Arsyad (2011), media apabila dipahami secara garis besar adalah manusia, materi dan kejadian yang membangun kondisi yang membuat siswa mampu memperoleh pengetahuan, ketrampilan atau sikap. Dalam pengertian ini, guru, buku teks, dan lingkungan sekolah merupakan media. Sedangkan menurut Criticos yang dikutip oleh Daryanto (2011:4) media merupakan salah satu komponen komunikasi, yaitu sebagai pembawa pesan dari komunikator menuju komunikan.
Berdasarkan beberapa pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa media adalah segala sesuatu benda atau komponen yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima sehingga dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan minat siswa dalam proses belajar.Media pembelajaran adalah sarana penyampaian pesan pembelajaran kaitannya dengan model pembelajaran langsung yaitu dengan cara guru berperan sebagai penyampai informasi dan dalam hal ini guru seyogyanya menggunakan berbagai media yang sesuai.
terimakasih kepada saudara frandi telah menambahkan postingan saya
Hapus